Setiap orang bisa menjadi Wartawan (Citizen Journalist) di lingkungannya. Pastikan informasi disekitar anda termuat di ATJEHbuzz ONLINE dengan mengirimkannya kepada kami melalui e-mail: redaksi.atjehbuzz@gmail.com. Anda juga bisa mengomentari setiap berita yang kami sajikan melalui Facebook Plugin yang terdapat dibagian bawah dari masing-masing berita.
Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Tuesday, January 3, 2012

Aceh Masuk Daftar Daerah Berpotensi Banjir Bandang di Awal 2012

Ilustrasi Banjir Aceh | (dok. g-pase.blogspot.com)
JAKARTA - Musim hujan tiba. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bencana di balik musim yang disambut suka cita para petani ini.

"Ancaman banjir musim penghujan periode 2011-2012 sangat nyata. Pada umumnya wilayah di Indonesia Barat, bencana banjir lebih dominan karena menerima curah hujan lebih tinggi dibandingkan dengan di bagian timur. Sedangkan di bagian timur Indonesia potensi banjir bandang lebih dominan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo, di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu, 16 November 2011.

Berdasarkan prediksi banjir dari LAPAN, diperkirakan sekitar 98 kabupaten/kota di Pulau Jawa akan terendam banjir pada Desember 2011 hingga Januari 2012. Banjir diprediksi terjadi di dataran, khususnya di daerah cekungan, bantaran sungai, dan daerah yang secara alamiah sering terjadi banjir.

“Banjir dan longsor di Pulau Jawa tentu dapat menimbulkan korban dan kerugian yang besar, sebab sekitar 120 juta jiwa tinggal di Jawa dan menempati daerah-daerah rawan bencana,” tambah Sutopo.

BNPB pun memetakan ada 11 provinsi yang dinyatakan rawan banjir bandang. Sementara 16 provinsi dinyatakan rawan bencana longsor. Secara khusus, BNPB bahkan menyatakan ada empat daerah yang perlu mendapat prioritas tinggi terkait ancaman banjir, yaitu Merapi (banjir lahar dingin), DKI Jakarta, Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, dan DAS Citarum.

Sementara sebelas provinsi rawan banjir itu adalah Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sementara, 16 provinsi yang diidentifikasi sebagai daerah rawan longsor antara lain NAD, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Jambi, Sumsel, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Sumsel, Sumut, NTB, NTT, Papua Barat, dan Papua.

Dari data itu, terdapat 172 kabupaten/ kota yang berisiko tinggi terkena bencana banjir, dan 118 kabupaten/ kota berisiko sedang. Sedangkan  risiko tinggi dari bencana longsor sebanyak 154 kabupaten/ kota, dan 149 kabupaten/ kota berisiko sedang.

Peringatan dini ini bukan isapan jempol semata. Beberapa daerah sudah merasakan 'sapaan' hujan deras hingga banjir yang diprediksi BMKG ini. Di sejumlah daerah bahkan memakan korban.

Sumatera Barat.
Banjir bandang melanda 10 kecamatan di Pesisir Selatan pada 3 November lalu. Banjir menyapu rumah warga di 10 kecamatan dan menewaskan enam warga. Sejumlah fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan jembatan, rusak akibat luapan sejumlah sungai di Pessel. Hantaman bajir bandang juga memutuskan jalan lintas barat Sumatera sepanjang 700 meter di desa Pasir Putih, Kambang, Kecamatan Lengayang. Data kerugian sementara ditaksir mencapai Rp279 miliar.

Bali. Banjir besar terjadi pada Selasa malam 8 November 2011 di Kota Denpasar membuat ratusan rumah terendam air. Banjir juga menyeret satu warga yang hingga kini belum ditemukan.

Hasil pendataan Pusat Pengendalian dan Operasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Bali menunjukkan ada sekitar 56 desa di Bali rawan banjir. Daerah-daerah itu tersebar di beberapa wilayah, termasuk di kawasan wisata Kuta dan Jimbaran.

DKI Jakarta. Hujan deras disertai angin pun mulai melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sejak bulan lalu. Khusus untuk banjir Jakarta, kata Sutopo, BNPB terus mengantisipasi kemungkinan terjadinya siklus banjir 5 tahunan seperti pada tahun 2002 dan 2007. Namun ia menyatakan, bila Jakarta diterjang banjir, maka akan sulit untuk mengatasinya.

“Meskipun upaya telah dilakukan sejak tahun 1960-an, namun masalah banjir tetap ada,” ujar Sutopo. Menurutnya, masalah banjir di Jakarta sangat kompleks dan memerlukan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, sampai masyarakat.

Bagaimana Mengantisipasi Banjir
Untuk melakukan antisipasi banjir dan longsor tersebut, BNPB telah melakukan beberapa hal. Pertama, koordinasi kesiapsiagaan banjir dan longsor dengan berbagai kementerian/ lembaga. Kedua, penyusunan rencana kontijensi dan rencana aksi terpadu menghadapi ancaman banjir dan longsor.

Ketiga, pengiriman peralatan dan logistik ke 33 provinsi dan 265 kabipaten/ kota. Keempat, menyiapkan tim Satuan Reaksi Cepat yang bisa dimobilisasi setiap saat. Kelima, rapat koordinasi di tingkat provinsi dan gelar kesiapan di DKI Jakarta dan Jawa Timur. BNPB juga telah menyediakan dana siap pakai (on call) yang saat ini masih tersedia sebesar Rp116 miliar.

"Kebijakan dan strategi dalam penanganan bencana banjir dan longsor penanggulangan bencana di kabupaten/ kota menjadi tanggung jawab bupati/walikota yang pelaksanaannya akan ditangani oleh BPBD kabupaten/ kota. Demikian pula untuk tingkat provinsi, tanggung jawab utama tetap pada gubernur sebagai kepala daerah yang pelaksanaannya ditangani oleh BPBD provinsi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo.

Khusus untuk Jakarta, kata Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta telah menyiapkan petugas Pemerintah Daerah yang bisa dimobilisasi sebanyak 26.553 orang, perahu karet 310 unit, motor temple 283 unit, truk 136 unit, mobil pompa air 437 unit, beras 93 ton, mie instan 2.000 dus, obat-obatan 50 paket, dan lain-lain.

Selain di Jakarta, kata Sutopo, masyarakat di lereng Gunung Merapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan menjelang musim hujan. Magelang bahkan sudah siaga 1. Dari 140 juta meter kubik erupsi Merapi, diperkirakan masih ada 90 juta meter kubik material piroklastik di lereng Merapi.

“Ancaman lahar dingin sisa erupsi Merapi tahun 2010 bisa mengancam masyarakat dan infrastruktur di sepanjang 15 sungai di sekitar Merapi,” jelas Sutopo. Untuk mengatasinya, kata dia, BNPB menggelontorkan dana siap pakai sebesar Rp444,69 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum untuk penanganan darurat lahar dingin.


Sumber: VIVAnews

Mabes Polri Kirim Tim ke Aceh

Ilustrasi Densus [yohang.net]
JAKARTA - Tiga peristiwa penembakan oleh sekelompok orang tak dikenal yang terjadi di Aceh sejak akhir tahun 2011 hingga 1 Januari 2012. Sejumlah pihak menduga penembakan ini berkaitan dengan proses pilkada yang akan dilakukan Provinsi Daerah Istimewa Aceh pada Februari nanti.

Namun, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution menyatakan, sejauh ini kesimpulan sementara dari kepolisian, kasus tersebut hanya kasus pidana murni, bukan bersifat politik maupun terorisme. "Kita melihat murni tindak pidana. Penembakan gelap terhadap para korbannya. Nanti setelah ditangkap baru kita ketahui persis apakah pidana murni atau bukan. Kita cari tahu dulu motifnya," ujar Saud di Jakarta, Senin (2/1/2012). 
"Mabes Polri mem-back up Polda Aceh untuk membantu mencari pelaku penembakan. Kita akan kirim tim ke sana".
-- Irjen Saud Usman Nasution
Untuk menangani kasus penembakan misterius ini, kata Saud, Mabes Polri akan mengirimkan tim untuk membantu Polda Aceh melacak para pelaku kejahatan tersebut. Ia juga menampik ada keterkaitan peristiwa itu dengan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM) karena hasil penyelidikan belum ditemukan.

"Mabes Polri mem-back up-nya untuk membantu mencari pelaku penembakan. Kami akan kirim tim ke sana. Kami belum bisa simpulkan siapa saja yang terlibat," tegasnya.

Saud juga mengimbau kepada masyarakat sipil yang memiliki atau menyimpan senjata api tanpa izin di Aceh agar menyerahkannya ke pihak kepolisian agar tidak disalahgunakan.

Sumber: Kompas

Pasca Penembakan di Bireuen, Telkomsel Hentikan Sementara Proyek Fiber Optic

Ilustrasi Kabel Serat Optik [tender-indonesia.com]
MEDAN - PT. Telkomsel menghentikan sementara pengerjaan proyek serat optik di Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, pasca-penembakan terhadap para pekerja proyek itu oleh orang tak dikenal pada malam Tahun Baru, Sabtu (31/12/2011).

"Untuk menghindari hal yang tidak diingini, Telkomsel menghentikan sementara pengerjaan proyek di lokasi tersebut," kata General Manager Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra, dalam keterangan pers di Medan, Senin (2/1/2012).

Penghentian sementara kegiatan proyek tersebut dilakukan hingga situasi keamanan di lokasi kembali kondusif.

"Manajemen sudah berkoordinasi dengan perusahaan kontraktor tersebut untuk dapat memberikan bantuan yang diperlukan para korban," katanya.

Meski demikian, kata Indra, Telkomsel berharap agar situasi keamanan di Aceh yang selama ini sudah sangat baik dapat kembali kondusif. Telkomsel bekerja sama dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan atas penembakan terhadap para pekerja itu kepada aparat berwenang.

"Secara internal, Telkomsel sudah meningkatkan prosedur keamanan di lokasi proyek," katanya.

Dia menjelaskan, proyek serat optik di Bireuen itu merupakan bagian dari proyek pengembangan jaringan telekomunikasi Telkomsel yang sedang di lakukan di seluruh Indonesia. Selain di Bireuen, proyek serupa juga sedang dilakukan di Lhokseumawe dan sebelumnya telah selesai dilaksanakan di Kota Banda Aceh. Proyek serat optik ini dilakukan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan telekomunikasi masyarakat Aceh.
Adapun insiden penembakan pekerja di Bireuen pada malam Tahun Baru itu menewaskan beberapa pekerja, beberapa pekerja lainnya mengalami luka tembak.


Sumber: ANT

Monday, January 2, 2012

Tiga Jenazah Korban Penembakan Diterbangkan ke Jatim

Ilustrasi mayat (dalje.com)
BANDA ACEH - Tiga jenazah korban penembakan di Gampong Blang Cot Tunong, Bireun, Aceh, hari ini dipulangkan ke Jawa Timur.

Ketiga korban adalah Suparno (31) dan Sunyoto (28) asal Jember serta Daud (30) asal Bayuwangi, diterbangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

“Pemulangannya difasilitasi perusahaan yang mempekerjakan korban,” kata Kapolres Bireun AKBP Yuri Karsono saat dihubungi okezone, Senin (2/1/2012).

Ketiga jenazah sempat disemayamkan sejak Sabtu malam di RSUD Fauziah, Bireun. Pagi tadi, jenazah dibawa ke Bandara menempuh perjalanan darat selama lima jam.

Menurut Yuri, korban langsung diterbangkan ke Jawa Timur, di sana keluarga korban akan menunggu kedatangan jenazah. Pihak perusahaan menfasilitasi pengantara jenazah hingga ke rumah duka.

“Informasinya berangkat pukul 12.00 WIB tadi. Anggota kami hanya bisa mengantar sampai Bandara saja, setelah itu kami serahkan ke pihak perusahaan,” ujar Yuri.

Sumber: Okezone

Dua Korban Penembakan di Bireun Dibawa ke Banda Aceh

Ilustrasi (thebeardedmen.blogspot.com)
BANDA ACEH - Dua dari tujuh korban penembakan di Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa, Bireun, Aceh, dirujuk ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Korban Abdul Hakid (30) dan Hasanuddin (40) asal Bayuwangi, Jawa Timur dirujuk dari RSUD Fauziah, Bireun, untuk pengangkatan proyektil peluru yang masih bersarang di tubuhnya.

“Dibawa ke sini untuk operasi,” kata Abdul Hakid kepada wartawan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Zainal Abidin, Senin (2/1/2012) siang.

Kondisi Abdul mulai membaik. Dia sudah bisa duduk dan berbicara, namun raut wajahnya masih terlihat syok berat. “Semalam dibawa ke sini, teman-teman yang lain masih dirawat di Bireun,” sambungnya.

Abdul terkena tembakan di lutut sebelah kiri, sementara Hasanuddin terkena tembakan di perut.

Korban lain yang masih dirawat di RSUD Fauziah Bireun adalah Khairul, Imam, Andrianto, Ansori Irwan, dan Yaiman.

Seperti diberitakan, 10 pekerja penggali kabel optik milik Telkomsel ditembak pada malam 31 Desember 2011. Tiga di antaranya meninggal dunia.

Sumber: Okezone

Berikut Peta Lokasi Penembakan 2 Warga di Langkahan Aceh Utara

LHOKSUKON | ATJEHbuzz - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 2 warga sipil tewas ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di Blok. B Seureuke Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara , Minggu (01/01/12) sekitar Pukul 21.30 WIB kemarin.

Mereka yang tewas dalam kejadian tersebut masing bernama Supri (37) dilaporkan meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara rekannya Edi (38) dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalan ke Rumah Sakit Kesrem di Lhokseumawe.

Keterangan yang dihimpun Serambinews.com, di lokasi kejadian menyebutkan pelaku penembakan terdiri dari lima orang. Mereka menggunakan sepeda motor RX King. Mereka singgah di sebuah kedai kopi lalu bertanya. "Ke mana arah jalan menuju langkahan? sebelum dijawab oleh warga, kedua pelaku ini langsung memberondong warga yang ada di kedai tersebut.

Ke lima pelaku juga sempat menembak rumah warga lainnya, Warsidi, Suwarjono.  

Berikut adalah peta lokasi insiden penembakan tersebut: 

Designed by: M. Amreza

Sunday, January 1, 2012

Lagi Warga Sipil Ditembak oleh OTK di Aceh Utara, 2 Tewas!

Foto: Ilustrasi
LHOKSUKON|ATJEHbuzz - Lagi-lagi masyarakat tak berdosa menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal, setelah kemarin malam 4 orang tewas di lokasi yang berbeda yakni Bireuen dan Banda Aceh, kali ini menimpa warga Desa Seureukey Blok. B, Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara, Minggu (01/01/12) sekitar Pukul 21.30 WIB tadi.

Sumber di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, 2 orang tewas dalam insiden tersebut. 1 orang korban bernama Supri (37) dilaporkan meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara rekannya Edi (38) dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalan ke Rumah Sakit Kesrem di Lhokseumawe, menurut sumber yang enggan identitasnya dipublikasikan tersebut.

Belum ada informasi yang jelas bagaimana kronologis kasus kriminal bersenjata api tersebut terjadi, karena belum ada pihak terkait yang bersedia memberikan keterangan. Sampai berita ini diturunkan, Aparat Kepolisian setempat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi TKP guna memburu para pelaku.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Kecamatan Langkahan terletak di perbatasan antara Kabupaten Aceh Utara dengan Kabupaten Aceh Timur.[AJL]

Polisi Periksa 40 Saksi Penembakan di Aceh

Ilustrasi
BANDA ACEH - Kepolisian Aceh telah meminta keterangan 40 orang saksi dan korban penembakan penggali kabel Telkom di Bireun, Nanggroe Aceh. Namun hingga kini belum diketahui motif penembakan sadis itu.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, AKBP Gustav Leo mengatakan, polisi masih mengembangkan dengan memeriksa saksi-saksi yang berada disekitar lokasi penembakan. Polisi juga telah meminta keterangan dari beberapa korban yang kondisinya mulai membaik.

"Semuanya sekitar 40 orang yang sudah kita minta keterangannya, ini sangat membantu meskipun kita belum bisa memastikan motifnya," kata Gustav kepada VIVAnews, Minggu 1 Januari 2011.

Gustav tak berani mengaitkan aksi penembakan pekerja yang terjadi di Aceh Utara awal Desember 2011 lalu dengan kejadian pemberondongan pekerja penggali kabel Telkom di Bireun. Menurutnya, meski dua peristiwa itu korbannya adalah warga pendatang, namun belum ada benang merah antara dua peristiwa tersebut.

"Nanti pada semua proses selesai baru bisa ketahui motifnya, sekarang masih sangat dini dan kita masih bekerja untuk mencari tau," ujarnya.

Dia juga mengatakan aksi pemberondongan di Bireun juga berbeda dengan kasus penembakan penjaga toko di Kawasan Ilie Ulee Kareng Banda Aceh. Sebab kata Leo, sebelum menghabisi penjaga toko dengan dua timah panas, pelaku sempat berbincang-bincang dengan korban.

"Tadi kita sudah menyelesaikan olah TKP di Ulee kareng. Tiga orang saksi sudah kita periksa. Juga ditemukan proyektil peluru di sela-sela boneka yang dipajang di toko itu," kata Gustav Leo.

Seperti diberitakan sebelumnya aksi penembakan warga terjadi di dua tempat di Aceh jelang pergantian tahun malam tadi. Sekitar pukul 21.00 WIB bertempat di Desa Blang Cot Kecamatan Jeumpa Bireun, mess pekerja penggali kabel milik PT Telkom dibrondong orang tak dikenal. Tiga diantaranya tewas dan tujuh orang pekerja kritis diserang timah panas.

Pelaku menutup wajahnya dengan helm dan memuntahkan peluru ke arah pekerja yang sedang beristirahat secara membabi buta. Senjata yang digunakan berjenis senjata serbu AK-47. Korban tewas masih disemayakankan di rumah sakit Umum Dr Fauziah Bireun, sebelum dipulangkan ke daerah asalnya.

Sementara di simpang Ilie Ulee Kareng Banda Aceh sekitar Pukul 21. 30 WIB, Wagino, penjaga toko Istana Boneka tewas didor orang tak dikenal. Peluru mengenai bagian kiri kepalanya. Korban diotopsi dan disemayakan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

Sumber: vivanews.com

Kronologi Aksi Penembakan di Aceh

7 Pekerja Telkom menderita luka berat.

Ilustrasi kriminal
BANDA ACEH - Aksi penembakan yang terjadi di malam tahun baru di Nangroe Aceh Darussalam menewaskan empat orang di 2 lokasi berbeda.

Penembakan pertama terjadi sekitar pukul 20.30, Sabtu 31 Desember 2011. Seorang penjaga toko Istana Boneka tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Korban tewas akibat luka tembak di bagian kiri kepala.

Penembakan kedua terjadi di Desa Blangcot, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun, sekitar pukul 21.00. "Telah terjadi penembakan terhadap para pekerja kabel Telkom dari Jember, Jawa Timur," kata Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Gustav Leo, saat dihubungi VIVAnews.com, Minggu 1 Januari 2012.

Gustav menjelaskan kronologi penembakan kedua ini. Menurutnya, pelaku sebanyak 1 orang menggunakan helm dan senjata api. Pelaku yang datang dari Jalan Raya Medan Banda Aceh mendekati mess pekerja. "Dia kemudian langsung memberondong tembakan dari dalam rumah pekerja yang sedang istirahat," jelasnya.

Kemudian, lanjut Gustav, pelaku keluar rumah ke arah jalan. Diduga naik sepeda motor bersama rekannya. Lokasi penembakan berjarak 10 meter dari Jalan Raya Medan Banda Aceh, Bireun. "Korban 10 orang. 3 Meninggal dunia dan 7 luka berat," ujarnya.

Korban kini dibawa ke RS Fauziah Bireun. 3 Korban tewas adalah Sunyoto (28) asal Jember, Suparno (31) asal Jember, dan Daud (30) asal Banyuwangi.

Sedangkan korban yang mengalami luka berat adalah Andri (15) asal Jember, Hasan (35) asal Jember, Kirul (30) asal Jember, Imam (27) asal Jember, Kopral (32) asal Banyuwangi, Aan (40) asal Banyuwangi, dan Bonjol (30) asal Banyuwangi.
• Sumber: VIVAnews

Ternyata Pelaku Penembakan di Bireuen "Bersolo Karir"

Foto: Detik.com
BIREUEN|ATJEHbuzz - Insiden pemberondongan terhadap Buruh Galian Kabel milik PT. Telkom di yang sedang istirahat di barak mereka di Gampong Blang Cot Tunong Kecamatan Jeumpa, Sabtu (31/12) sekitar pukul 20.30 WIB ternyata hanya dilakoni oleh satu orang pelaku alias Solo.

Insiden yang menewaskan 3 orang dan melukai 7 lainnya yang semuanya merupakan pekerja kabel Telkom asal Jember, Jawa Timur itu terjadi tepat di malam pergantian Tahun dari 2011 ke 2012 tadi malam

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Gustav Leo kepada detik.com mengatakan, pelaku diduga satu orang mengenakan helm dan senjata api AK mendatangai mess pekerja. "Langsung membrondong dari dalam rumah di mana pekerja sedang istrahat," kata Gustav.

Kemudian pelaku keluar rumah dan melarikan diri. Mess para pekerja berjarak 10 meter dari Jalan Raya Medan-Banda Aceh Desa Blangcot Tunong, Jeumpa, Bireuen. Delapan korban masing-masing, Parno, Bahto, Hasan, Honda, Herol, Wawod, Imam, Andre.

"Tiga orang diantaranya tewas," katanya.


Sementara diwaktu yang hampir bersamaan, kasus yang hampir sama juga terjadi Banda Aceh. Seorang karyawan toko boneka di Jalan T Iskandar, Ule Kareng, Banda Aceh ditembak orang tak dikenal. Korban langsung tewas seketika.

Korban diketahui bernama Wagino (40), warga Lamtemen, Banda Aceh, tewas di tempat dengan luka tembak bagian pelipis sebanyak dua lubang. Insiden terjadi sekitar pukul 20.50 WIB, Sabtu (31/12/2011).

Informasi yang dihimpun detikcom di lokasi kejadian, pelaku diduga berjumlah dua orang tiba-tiba datang menggunakan Sepmor jenis Yamaha Zupiter. "Setelah melakukan aksinya, mereka langsung kabur," kata seorang saksi di lokasi kejadian.

Ini Foto Para Korban Penembakan Malam Tahun Baru 2012 di Bireuen dan Banda Aceh

ATJEHbuzz | Banda Aceh - Inilah Foto para korban penembakan di malam tahun baru, sabtu (31/12/11) yang menyabkan 3 orang tewas dan 7 lainnya kritis dalam kejadian pemberondongan di Bireuen.

Tiga buruh galian kabel Telkom yang istirahat di barak di Gampong Blang Cot Tunong Kecamatan Jeumpa tewas ditembak secara brutal, Sabtu (31/12) sekitar pukul 20.30 WIB. Foto: Kiss FM Aceh

Sementara di Banda Aceh dikabarkan seorang warga tewas ditembak di jalan T. Iskandar, Desa Ilee, Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (31/12) malam. Korban diketahui bernama Wagino (40). Berikut Foto korban:

TEWAS - Korban penembakan bernama Dino alias Dimas (40) warga Lam Teumen. Korban ditembak di Desa Ilee, Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (31/12) malam sekitar pukul 20.30 wib. Foto SERAMBI/IST.

Malam Tahun Baru, Tiga Buruh Ditembak Tewas di Bireuen

Photo: triatmono
BIREUEN - Pemberondongan bersenjata yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal kembali terjadi di Bireuen. Tiga buruh galian kabel Telkomsel yang istirahat di barak di Gampong Blang Cot Tunong Kecamatan Jeumpa tewas ditembak secara brutal, Sabtu (31/12) sekitar pukul 20.30 WIB.

Sejenak setelah kejadian, seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit umum Dokter Fauziah Bireuen. ketiga korban tewas tersebut adalah Parno, Daud dan Tok. Ketiga korban tewas akibat peluru menembus kepala, perut dan dada. Sementara yang kritis tujuh orang yaitu Andre, Hanziri, Imam Hambali, Abdullah Wahid, Hasan, Khairul, dan Yaimin. Keseluruhan korban adalah warga Jawa Timur.

Direktur RSU Dokter Fauziah,  dr. Chandra kepada sejumlah wartawan mengatakan tiga orang korban kritis mendapatkan pertolongan operasi darurat di ruang operasi rumah sakit tersebut. sementara empat orang lagi akan segera menyusul.

Dokter Chandra juga menambahkan bahwa ketiga korban tewas sudah tidak lagi bernyawa ketika sampai di rumah sakit. Sampai sekarang dia belum bisa memastikan kapan mereka menghembuskan nafas terakhir. Apakah saat di TKP atau ketika sedang dibawa ke RS. Dia juga akan segera berkoordinasi dengan Pemda Bireuen terkait dengan pemulangan ketiga jenazah tersebut.

“Tiga orang tewas. Sedangkan tujuh orang kritis dan sekarang sedang ditangani di ruang operasi. Dari keseluruhan korban berjumlah 10 orang. Untuk pemulangan jenazah ke Jawa Timur, kita akan segera berkoordinasi dengan pihak Pemkab Bireuen,” Ujarnya.

Sementara itu, salah seorang saksi mata yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa dia sempat melihat pelaku melakukan penembakan secara brutal dengan menggunakan senjata yang bergagang dua. Saat kejadian saksi mata itu sedang berada di ruang belakang. Sedangkan aksi penembakan terjadi di ruang tamu base camp.

Informasi  juga disampaikan oleh saksi mata yang lain yang kebetulan saat kejadian sedang duduk di pinggir jalan negara. Dia sempat mendengar beberapa kali suara tembakan, sejenak kemudian dia melihat 2 orang keluar dari lokasi base camp dengan menggunakan sepeda motor bebek.

Menurut lelaki asal Jawa Timur itu, dia tidak menduga bila suara tembakan itu telah mengakhiri hidup tiga rekan sejawatnya.

“Saya mendengar suara tembakan  beberapa kali. sesaat kemudian saya melihat 2 orang dengan berboncengan sepeda motor bebek keluar dari basecamp. Saat itu saya tidak menduga bila suara tembakan itu telah mengakhiri hidup tiga orang teman saya,”kata saksi mata itu.

Lelaki itu mengatakan jumlah pekerja yang tinggal di barak kerja itu sekitar 50 orang. Keseluruhannya berasal dari Jawa Timur.

Pantauan The Globe Journal di lokasi rumah sakit, rekan korban yang lolos dari maut nampak trauma. Mereka meraung-raung di ruang rumah sakit sambil mengatakan bila dirinya tidak bersalah. Dia  ke Aceh hanya untuk mencari rezeki dan tidak ada sangkut paut dengan politik.

Melihat kondisi mereka yang trauma, aparat kepolisian dari Polres Bireuen yang berjaga-jaga langsung mengamankan mereka ke Polres Bireuen. [003]

Sumber: theglobejournal.com

Letusan Senjata Menyambut Tahun Baru di Aceh, 4 Tewas dan 8 Orang Terluka

Photo: Harian Aceh
ATJEHbuzz | BIREUEN - Aksi kriminal menggunakan senjata api kembali terjadi di Kabupaten Bireuen Aceh, Sabtu (31/12/11) sekitar pukul 21.00 WIB tadi. Kasus tersebut setidaknya menyebabkan 3 orang tewas, 3 Kritis dan 5 lainnya mengalami luka ringan.

Sumber ATJEHbuzz di Bireuen menginformasikan bahwa insiden penembakan tersebut menimpa para pekerja (buruh) galian kabel PT. Telkom. Kejadian tersebut terjadi di Gampong Blang Cot Kecamatan Jeumpa Bireuen saat para pekerja sedang berada di rumah kontrakan mereka, tiba-tiba mereka diberondong oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

Seorang staf RSUD dr. Fauziah Bireuen yang tidak ingin namanya disebut ketika dikonfirmasi ATJEHbuzz membenarkan jika saat ini pihaknya sedang menangani para pasien korban penembakan tersebut. Menurutnya, 3 korban telah tewas saat dirujuk ke Rumah Sakit tersebut, sementara 3 orang lainnya saat ini sedang menjalani operasi dan kondisinya masih kritis dan 5 orang sisanya hanya mengalami luka ringan akibat terserempet peluru saat diberondong oleh pelaku.

Sampai berita diturunkan, Tim Medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen masih bekerja keras untuk mengeluarkan proyektil peluru dari tubuh para korban.

Sementara di Banda Aceh dikabarkan seorang warga tewas ditembak di jalan T. Iskandar, Desa Ilee, Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (31/12) malam. Korban diketahui bernama Wagino (40).

Kejadian sekitar pukul 20.30 wib itu, sebagaimana diberitakan Serambinews.com, korban dikejar oleh dua orang menggunakan sepeda motor jenis Supra dan memakai tas pingang. “Korban lari ke arah toko boneka di dekat warnet Transformer, tiba-tiba terdengar suara tembakan dua kali,”  jelasnya.

Saat itu masyarakat yang lalu lalang mengira suara tembakan adalah balon meletus. Baru diketahui saat korban terkapar di depan sebuah toko boneka tidak bernyawa. Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSU Zainoel Abidin

Korban yang disapa Dimas, tercatat sebagai warga Lamtemen, Banda Aceh yang sehari-hari menjadi karyaan toko boneka kawasan Ulee Kareng. Korban ditembak di bagian kepala. Saat ini belum diketahui motif penembakan itu.

Saturday, December 31, 2011

Kondom Laris Manis Sambut Malam Tahun Baru

Foto: Kaskus
PONTIANAK - Menjelang pergantian tahun baru nanti malam, beberapa apotek di Kota Pontianak mengalami peningkatan omzet. Terutama terhadap penjualan alat kontrasepsi jenis kondom. Dari pantauan Pontianak Post (Group JPNN) di beberapa titik wilayah setempat, kondisi ini terjadi seiring dengan malam pergantian tahun baru. Entah ada hubungannya atau tidak, tapi peningkatan penjualan itu diakui beberapa apotek di kota Pontianak, semakin meningkat di akhir tahun.

Seperti dituturkan Dedi, menjadi rutin tiap tahun kondom dilirik banyak kalangan pada malam pergantian tahun. Mulai anak muda hingga orang tua. Mereka membeli alat kontrsepsi tersebut. "Semua tergantung selera  pembeli," kata penjaga apotek di Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya ini, Jumat (30/12).

Saat ditemui, ia mengungkap setidaknya telah dua kotak kondom terjual dari apotek yang dijaganya. Dengan lugas Dedi menjelaskan pada malam yang menyangkut perayaannya melibatkan anak muda, kondom pasti jadi pasokan paling diminati. "Ini sudah jadi hal yang lumrah," paparnya.

Dia menambahkan, lonjakan permintaan kondom terjadi pada kisaran sore. Pada tempat terpisah, Dewi menuturkan hal serupa dengan Dedi. Perempuan muda ini mengisahkan sudah hal biasa, kondom laku keras saat malam tahun baru maupun valentine. Apotek yang  Dewi jaga sendiri menyediakan banyak ragam jenis kondom. "Kondom ini di jual  perkotak," kata Dewi. Mulai harga Rp7.500 hingga Rp11.000. Harga tersebut tergantung jenis merek dan isi kondom dalam tiap kotak. Karena, kata Dewi, isi  kondom dalam tiap kotak berbeda. Standar maksimalnya dua belas kondom isi setiap kotaknya.

Hendrik pun mengisahkan hal sama. Pria yang setiap hari menjaga apotek dibilangan jalan Adi Sucipto ini mengungkapkan belasan kotak kondom terjual di malam valentine. Beda jauh dengan hari biasa. "Mayoritas anak muda yang beli," tuturnya. Ceritanya, pembeli kondom tidak sebatas pria saja. Karena, cewek juga biasa  beli kondom di apotek yang  Hendrik jaga. "Sudah lumrah. Itu biasa," kata dia. Permintaan  kondom, kata Hendrik, mulai dari sore hingga malam.

Jody (bukan nama sebenarnya) salah satu pembeli kondom merek terkenal mengatakan alat kontrasespsi tersebut dipakai untuk pesta. "Kan malam Valentine," katanya. "Biar aman," tambah pemuda yang mengaku selalu beli kondom di apotek ini.

Menurut Apoteker Rumah Sakit Kharitas Bhakti Drs Sofyan Arsie menjelang Tahun Baru penjualan kondom meningkat hingga 20 persen. Tidak hanya itu, beberapa produk obat dan seperangkat alat suntik lainnya juga laku keras. "Untuk alat suntik dan obat, kami jual berdasar resep dokter," jelanya.

Dia mengatakan, untuk penjualan alat kontrasepsi jenis kondom memang tidak harus menggunakan resep dokter. Kendati demikian, tidak dijual bebas kepada semua umur. "Harus 18 tahun ke atas," pungkasnya.
Terpisah, anggota DPRD Kalimantan Barat Ali Akbar mengingatkan agar malam Tahun Baru tidak dijadikan sebagai ajang maksiat. Hal ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas kebiasaan negatif sebagian warga dalam merayakan tahun baru. Momen pergantian tahun sering dimanfaatkan untuk mabuk-mabukan, praktik seks bebas dan kebut-kebutan di jalan raya.

"Malam Tahun Baru jangan dekatkan diri dengan maksiat," kata politisi PPP itu. Menurutnya, sudah bukan rahasia bahwa pergantian tahun sering memakan korban, baik korban seks bebas hingga  korban nyawa akibat kebut-kebutan di jalan karena pengaruh alkohol. "Sebaiknya rayakan malam Tahun Baru dengan doa agar Indonesia bebas dari krisis di tahun 2012," pesannya.

Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) Kalbar juga menyeru kepada masyarakat, khususnya umat muslim agar tidak ikut-ikutan dalam euforia pesta Tahun Baru Masehi. Apalagi jika sampai terjerumus ke dalam perbuatan maksiat. Ketua Dewan Syura DPD FPI Kalbar Ustaz Syahrani mengatakan, selama ini sebagian umat muslim Kalbar selalu terjebak untuk ikut-ikutan. "Padahal, Pesta Tahun Baru itu bukanlah budaya Islam," katanya. (rmn/ron)
Sumber: jpnn.com

Tuesday, December 20, 2011

Buntut Pilkada, Manokwari Rusuh, Rumah Calon Gubernur Incumbent Dibakar Massa

Photo|vivanews.com
MANOKWARI - Sengketa Pilkada Papua Barat berujung kerusuhan di Manokwari. Pemblokiran jalan oleh ratusan warga suku Arfak pendukung kandidat gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Origenens Nauw, Selasa (20/12), semakin meluas. Puncaknya massa bahkan berani membakar rumah Gubernur incumbent Abraham Aturury.

Awalnya Polisi berusaha melakukan negosiasi dengan warga pendukung Dominggus Mandacan dan Origenens Nauw. Namun, warga tetap memblokade jalan baru dan Jalan Trikora Sowi. Bahkan di depan toko Sinar Suri diblokade dengan membakar ban bekas.

Warga memblokade jalan dengan menebang sejumlah pohon di jalan-jalan utama Kota Manokwari. Hingga kini situasi di berbagai lokasi masih mencekam. Warga masih berjaga-jaga di lokasi pemalangan jalan.

Usai memblokir sejumlah jalan di Kota Manokwari, ratusan warga tersebut kemudian membakar rumah Gubernur incumbent Abraham Aturury.

Tidak kurang dari sembilan mobil dan 20 motor serta rumah dan pendopo hangus terbakar. Tidak hanya itu, sebagian isi rumah yang tidak terbakar juga ikut dirusak massa. Ratusan aparat Polres dan Brimob Polda Manokwari, berusaha menetralisir kondisi Kota Manokwari.

Hingga kini situasi di berbagai lokasi di Manokwari masih mencekam. Warga masih berjaga-jaga di rumah mereka. Sementara hampir seluruh pusat perekonomian di Kota Manokwari ditutup mengantisipasi adanya aksi susulan.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi dalam amar putusannya kemarin sore menolak semua permohonan pemohon dan tetap pada keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua Barat dengan memenangkan calon incumbent Abraham Aturury dan Rahimin Katjong sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. [ndis]

Sumber: Seruu.com

Monday, December 19, 2011

Tak Digubris, Ratusan Suku Anak Dalam Jahit Mulut Hari Ini

*Setelah Aksi Bakar Diri Sondang Hutagalung di Depan Istana Negara Tidak Mempan.


Photo: Tribunnews.com
JAKARTA - Isnadi mengaku sebagai koordinator lapangan aksi Forum Komunikasi Masyarakat  Penyelamat Pulau Padang asal Riau. Ia beserta 100 orang warga berangkat dari Riau 14 Desember lalu, dan menginap di kaki-lima Gedung DPR sejak 16 Desember.

"Lihat saja sendiri, posko kami hanya berdiri dari tenda seadanya. Panas kepanasan, hujan ke hujanan," ucap Isnadi saat berbincang dengan Tribunnews, Minggu (18/12/2011) kemarin.

Isnadi mengatakan, kelanjutan aksi mereka, puluhan warga asal Riau akan menggelar jahit mulut, Senin ini. "Tadinya ada 100 orang. Tetapi setelah medical check-up, tadi malam, yang memungkinkan hanya 73 orang untuk ikuti jahit mulut. Jadi Senin besok, pukul 10, akan mulai aksi jahit mulut," kata Isnadi.

"Target kami 100 orang, tapi karena perjalanan 3 hari-tiga malam, makan juga tidak terurus, sebagian jatuh sakit, bahkan ada yang dirawat jadi dari 100 orang tidak memungkinkan semua," kata Isnadi sembari menyebut aksi jahit mulut menggunakan jarum, dan akan dilakukan petugas medis.

Menurut dia, aspirasi warga Riau adalah menuntut penghentian aktivitas PT Riau Andalan Pulp and Paper di Pulau Padang. Berdasarkan karena Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 327 Tahun 2009, menerbitkan izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di  Pulau Padang. SK Menteri yang memberi konsesi hutan dinilai bertentang, dan melanggar peraturan lebih tinggi, yakni Keputusan Presiden. 

Dalam Keppres itu jelas, bahwa lahan gambut kedalaman lebih dari 3 meter, tidak layak jadi HTI, sedangkan di Pulau Padang 6-12 meter ketebalan gambut, sehingga tidak layak jadi HTI. Kemudian luasnya hanya 110 ribu hektare, sementara izin 41 ribu hektare, artinya sepertiga akan habis. Kemudian, fungsi lahan gambut sangat penting untuk menyerap air.

"Pulau Padang ini pun merupakan pulau terluar yang berbatasan dengan Selat Malaka, Singapura. Setelah ada penebangan hutan, setiap tahun, terjadi abrasi sekitar 20-30 meter, itu dari satu sisi. Kalau mengeliling lebih dari itu, artinya tinggal menunggu waktu, pulau ini akan tenggelam," kata Isnadi.

Tingginya abrasi tinggi, ditambah air laut pasang semakin tinggi kan mempercepat tenggelamnya pulau terluar itu. Apalagi RAPP membuat kanal-kanal sungai, yang  memudahkan abrasi tanah. Ini merusak hutan, mengganggu mata pencaharian masaurakat. "Otomatis tingkat kemiskinan meningkat," kata Isnadi sembari membenarkan HTI membuka pekerjaan bagi arga, namun tidak seimbang dengan perusakan lingkungan dan penghilangan mata pencaharian warga setempat.

"Karena itu, aksi jahit mulut ini kami lakukan untuk mempercepat perhatian pemerintah dan semua instansi, agar lebih serius. Segera hentikan operasional RAPP, dan cabut SK Menteri," kata dia menegaskan.

Source: Tribunnews.com

Thursday, December 8, 2011

Seorang Pria Lakukan Aksi Bakar Diri Depan Istana Merdeka

Photo: Rakyatmerdekaonline.com
Jakarta - Seorang pria tak dikenal berusia sekitar 30 tahun, Rabu (7/12) sore nekat membakar diri depan Istana Negara, Jakarta. Sebelum beraksi, pria itu berjalan kaki dari Jalan Medan Merdeka Barat menuju Medan Merdeka Utara. Tepat di seberang Istana Merdeka, dia memulai aksi.

Polisi dan sejumlah pedagang yang biasa mangkal di sekitar lokasi langsung memadamkan api. Amuk api hanya menyisakan sepatu dan sebagian celana yang dikenakan pria itu. Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Hingga kini dia masih dirawat di ruang Unit Gawat Darurat.

Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Karim mengatakan, korban terluka bakar hampir di seluruh tubuh. Kasus ini masih diselidiki Polres Metro Jakpus, termasuk mengungkap motif dan jati diri pria itu.(AIS)

Sumber: Liputan6.com

Saturday, December 3, 2011

Haleluyah!! PKS Baca Injil Matius di Raker Komisi III DPR RI

JAKARTA (voa-islam.com) – Perubahan PKS menjadi partai terbuka tak perlu diragukan lagi. Untuk membuktikan diri sebagai partai yang rahmatan lil alamin,  PKS mengutip dalil ayat Alkitab (Bibel), kitab suci kristiani.
Peristiwa itu terjadi saat pembacaan pandangan umum fraksi-fraksi di Komisi Hukum DPR terhadap RUU Peradilan Anak, Senin (28/3/2011). Dalam pandangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dibacakan oleh jurubicaranya, Nasir Djamil, PKS mengutip beberapa perintah agama dalam Injil Matius yang berasal dari Bibel. PKS menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak. Intinya, PKS setuju proses terhadap RUU Peradilan Anak dilanjutkan.
"Perlakuan terhadap anak-anak menjadi cerminan kesetiaan umat Kristiani terhadap Tuhan sebagaimana dalam Matius 18 ayat 5," papar ustadz kelahiran Medan 22 Januari 1970 itu.Ayat yang dimaksud Ustadz Nasir adalah sabda Yesus sebagai  berikut: "Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaku, ia menyambut aku."
Ketika dikonfirmasi seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi Komisi III DPR dengan Menteri Hukum dan HAM, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nasir mengaku dirinya merupakan sosok inklusif. "Saya ini alumnus IAIN (Ar-Raniry Banda Aceh), menghadirkan Islam rahmatan lil 'alamien," aku anggota DPR RI daerah pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam-1 itu.

    "....Ini bukti kami tidak berpandangan sempit, ujar Ustadz Nasir..."

Dia menuturkan, produk semua undang-undang harus menginspirasi semua ajaran agama di Indonesia. Penyebutan Fraksi PKS terhadap ayat di Matius, lanjut Ustadz Nasir, menunjukkan partai ini tidak memiliki pandangan sempit. "Ini bukti kami tidak berpandangan sempit," ujar Ustadz Nasir.

Usai menjelaskan pandangan Fraksi PKS, Ustadz Nasir langsung mendapat komentar dari pimpinan sidang yang juga Ketua Komisi Hukum DPR, Benny K Harman. Benny langsung mengaitkannya dengan keberadaan PKS sebagai anak nakal koalisi.Benny menuturkan, sebagai orang Kristiani, dirinya memahami betul tentang Injil Matius yang dibacakan oleh Ustadz Nasir Jamil.

"Fraksi PKS mengutip Al Kitab. Saya tahu baik isi surat itu. Intinya, kalau ada anak nakal tidak boleh dihukum dan dikucilkan. Begitu juga dengan PKS, nakal sedikit mohon supaya tidak dikucilkan. Kalau ada daging dibagi sama-sama, kebersamaan itu yang penting supaya dagingnya jangan busuk," seloroh Benny yang langsung disambut tawa seluruh peserta rapat. Ustadz Nasir yang dituju hanya menanggapi dengan senyum-senyum.

Benny agaknya mau menyindir keberadaan PKS yang dalam Sekretariat Gabungan Koalisi yang kerap berbeda dengan mayoritas partai koalisi. Yang mutakhir dalam usul hak angket pajak, PKS bersama Partai Golkar berbeda pandangan dengan partai koalisi lainnya dengan mendukung usul hak angket pajak.

Tidak ada yang perlu diributkan dari pengutipan Injil oleh partai yang dulu didirikan sebagai partai dakwah itu, bila mereka mengakui ayat-ayat Injil soal perlindungan anak masih relevan, terlepas dari fakta banyaknya kasus pedofilia para pastor yang mencoreng gereja Katolik belakangan ini. Itulah tafsir ayat 'rahmatan lil alamin' menurut partai terbuka. [taz/inl, mi]

Friday, December 2, 2011

Demokrasi Indonesia Masih Politis

Jakarta - Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, mengatakan, perjalanan demokrasi di Indonesia masih bersifat politis, karena dari lima dimensi demokrasi, baru demokrasi politik yang mendapatkan perhatian.

"Demokrasi kita masih belum ideal karena dari rezim satu ke rezim yang lain, satu pemerintahan ke pemerintahan lain, yang mencolok baru dari demokrasi politik," katanya, saat menjadi pembicara kunci dalam sebuah seminar di Universitas Paramadina, Jakarta, Kamis (1/12).

Sedangkan dimensi demokrasi lainnya, seperti demokrasi ekonomi, pendidikan, hukum, sosial, dan seterusnya, dinilai Amin, masih "jauh panggang dari api", karena korporasi besar mengangkangi bangsa dan cenderung melegalkan segala cara tanpa peduli melanggar hukum dalam mengeruk keuntungan.

Selama ini, kata Amien, Indonesia hanya melakukan pembenahan yang tampak dari luar, sedangkan karut marut dimensi demokrasi yang belum sepenuhnya terjawab serta konflik internal yang kerap terjadi tidak menjadi perhatian karena tak tampak dari dunia luar.

"Kita merupakan bangsa yang masih belum matang. Hanya fokus menjaga tampilan depan rumah di khalayak ramai, tanpa peduli kondisi di dalam rumah," katanya.

Oleh karena itu, masyarakat Indonesia juga harus meningkatkan kepercayaan dirinya agar tidak merasa rendah di hadapan bangsa lain.

"Harus melakukan revolusi mental bahwa kita `great nation`," ucap mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Paramadina, Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, demokrasi Indonesia saat ini masih belum sempurna, namun tren demokrasi akan terus melebar karena komponen budaya demokrasi "good governance" sangat menonjol.

"Kalau kita lihat trennya saat ini akan semakin sulit mengelola dan mempertahankan pemerintahan yang tidak egaliter," tutur penggagas gerakan "Indonesia Mengajar" itu. [TMA, Ant]

Sumber: GATRA.COM

Gubernur Sulut Terpilih Jadi Gubernur Terbaik se- Indonesia

* Gubernur Aceh Tidak Masuk Nominasi 3 Besar


MANADO - Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Sinyo H Sarundajang memeroleh penghargaan sebagai gubernur terbaik dan berprestasi di ajang penganugerahan GATRA Award 2011.

"Ya, pak gubernur memeroleh penghargaan dari GATRA Award 2011 sebagai gubernur berprestasi. Penghargaan serupa juga diterima gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur Jawa Tengah," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Christian Sumampouw, di Manado, Jumat.

Sumampouw menjelaskan, penghargaan yang diterima gubernur Sarundajang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fawzi yang bertepatan dengan acara perayaan HUT Gatra ke-17 di Sahid Jaya Hotel Sudirman Jakarta, Kamis (1/12).

Dia menjelaskan, Mendagri memberikan apresiasi kepada Sarundajang yang telah mampu membangun Sulut dengan penuh jiwa dan raga serta tanggung jawab sehingga membawa kemajuan pesat sehingga layak dinobatkan sebagai gubernur terbaik tahun 2011.

Ditetapkannya Sarundajang sebagai gubernur terbaik dari 33 Provinsi se-Indonesia, kata Sumampouw, karena dinilai berhasil membawa Provinsi Sulawesi Utara dua tahun berurutan memeroleh predikat opini pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, membawa Provinsi Sulawesi Utara terbaik dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).



Sumber: REPUBLIKA.CO.ID
 

 
Design by Adly Jay Lanie